Kamis, 11 Desember 2014

KOPERASI KARYAWAN PADA PT LUCKY ABADI TEXTILE FACTORY

(Unit Simpan Pinjam dan Unit Konsumsi)

Jl. Tugu Raya 1 Tugu-Cimanggis-Depok, Jawa Barat 16951

Telp. (021) 70873555, (021) 8710288, Fax. (021) 2710290


A.    SEJARAH BERDIRINYA KOPERASI

PT Lucky Abadi Textile Factory didirikan pada tahun 1972. Pada saat itu, PT Lucky Abadi Textile Factory masih sebuah pabrik yang tidak memiliki sebuah koperasi. Namun, seiring berjalannya waktu PT Lucky Abadi Textile Factory ini membuka sebuah koperasi yang didirikan bagi para karyawan yang bekerja di pabriknya. Koperasi ini berdiri setelah enam tahun PT Lucky Abadi Textile Factory ini berdiri, yaitu pada tanggal 21 Juni 1976. Dengan adanya koperasi ini, diharapkan dapat membantu perekonomian karyawan-karyawannya.

Unit yang tersedia di koperasi ini adalah Unit Simpan Pinjam danUnit Konsumsi. Pada mulanya, unit yang tersedia pada koperasi ini adalah Unit Simpan Pinjam. Namun semakin lama, kebutuhan-kebutuhan anggota semakin bertambah dan untuk mengatasi dan memenuhi kebutuhan anggota yang semakin bertambah tersebut, maka PT Lucky Abadi Textile Factory memutuskan untuk membuat satu lagi Unit selain Unit Simpan Pinjam, yaitu Unit Konsumsi.

B.   STRUKTUR ORGANISASI KOPERASI

Pada Koperasi PT Lucky Abadi Textile Factory ini mempunyai struktur organisasi atau kepengurusan yang berganti-ganti setiapsatu periode, yaitu setiap lima tahun sekali.

Berikut ini adalah struktur organisasinya:





C.  UNIT YANG ADA DI KOPERASI

Seperti yang telah disebutkan di atas, koperasi ini mempunyai duaunit, yaitu:

1.   Unit Simpan Pinjam

Unit ini bertugas untuk mengurus simpan dan pinjam uang. Jenis pinjaman yang ada di koperasi ini antara lain:

·      Pinjaman Jangka Pendek

Pinjaman ini mempunyai batas waktu pinjaman hanya 12 bulan. Pinjaman jenis ini banyak digunakan anggota untuk memenuhi keperluan yang relatif kecil, seperti untuk biaya pulang kampung (kebanyakan karyawan PT. Lucky Abadi Textile Factory ini berasal dari luar depok) atau biaya masuk sekolah anak-anaknya. Pada pinjaman jangka pendek ini dikenakan bunga sebesar 12%.

·      Pinjaman Jangka Panjang

Pinjaman ini mempunyai batas waktu pinjaman selama 40 bulan. Banyak anggota koperasi yang biasanya meminjam jenis pinjaman ini untuk hal yang konteksnya relatif besar, seperti membayar secara tunai maupun kredit dari cicilan rumah atau kendaraan anggota. Bunga yang dikenakan pada pinjaman ini adalah 12%.

·      Pinjaman Usaha

Pinjaman jenis ini batas waktu pembayarannya dan besar nominalnya tergantung dari hasil negosiasi antara pihak koperasi dengan pihak anggota yang bersangkutan (meminjam). Sebelum meminjam, anggota wajib memberikan kejelasan terlebih dahulu usaha apa yang akan dirintis atau didirikan untuk meminjam jenis pinjaman ini.

Adapun cara peminjamannya adalah dengan cara melihat dari simpanan anggota itu sendiri dan dari jaminan apa yang akan di berikan oleh anggota yang bersangkutan (anggunan).

2.   Unit Konsumsi

Unit konsumsi ini biasa disebut sebagai unit toserba (toko serba guna). Didalam unit ini menangani berbagai macam kebutuhan pokok atau sembako. Para anggotanya dapat membeli keperluan sehari-harinya di unit konsumsi ini dengan dua cara,yaitu bisa bayar tunai, maupun kredit atau menghutang. Setiap anggota yang melakukan kredit pada unit konsumsi ini, maka koperasi akan mendatanya secara terpisah antara satu anggota dengan anggota lainnya guna memiliki catatan rinci berapa besar kredit atau hutang yang dimiliki tiap anggotanya.

Selain anggota koperasi karyawan PT. Lucky Abadi Textile Factory ini sendiri, pihak luar koperasi atau masyarakat sekitar juga dapat datiag dan melakukan transaksi di unit konsumsi tersebut.

Dalam unit konsumsi ada beberapa tugas dan bagian, antara lain:

a)  Seksi Stok Gudang

Fungsinya yaitu untuk mempertanggungjawabkan barang-barang yang ada dan melaporkan serta mengurusi keadaan barang di gudang koperasi tersebut.

b)  Seksi Pembelanjaan

Fungsinya adalah untuk mempertanggungjawabkan barang-barang pokok yang akan dibeli. Dapat menentukan harga barang yang di beli agar murah untuk dijual kembali dengan harga yang tidak terlalu tinggi serta mendapat laba dari harga jual tersebut yang nantinya akan dibagikan kembali untungnya pada anggota.

D.   SYARAT UNTUK MENJADI ANGGOTA KOPERASI

1.      Tiga bulan setelah menjadi karyawan PT. Lucky Abadi Textile Factory

2.      Menyerahkan pas photo dan fotokopi KTP (Kartu Tanda Penduduk)

3.      Simpanan wajib Rp 100.000,00

4.      Simpanan pokok Rp 10.000,00

E.   SISTEM PENGURUSAN KOPERASI

Koperasi karyawan PT. Lucky Abadi Textile Factory mempunyai suatu sistem untuk mengolah laba atau keuntungannya, yaitu dengan cara melakukan audit internal yang dilakukan sebulan sekali. Audit ini dilakukan oleh salah satu pegawai dari pabrik itu sendiri. Hal ini dilakukan karena jika memakai audit eksternal maka biaya yang dikeluarkan sangatlah besar. Sistem audit ini dapat meminimalkan penyelewengan dana oleh pengurus. Koperasi ini merupakan koperasi karyawan dari bagian perusahaan swasta, maka dari itu jika ditemukan ada penyelewengan maka dampaknya akan terlihat jelas, yaitu adanya pemecatan yang dilakukan oleh perusahaan tersebut.

F.    KENDALA YANG DIHADAPI KOPERASI

Koperasi PT Lucky Abadi Textile Factory mempunyai dua kendala yang harus dihadapi, yaitu:

1.   Kendala Internal

Dari hasil wawancara, koperasi karyawan PT. Lucky Abadi Textile Factory ini belum menemui titik kendala dari pihak internal (dalam). Sebab koperasi ini mempunyai sistem yang baik dan manajemen yang baik untuk mengatur jalannya kegiatan koperasi. Setiap anggota selalu mengawasi jalannya kegiatan koperasi secara langsung. Sehingga jika ditemui hal-hal yang tidak benar, maka bisa langsung dilaporkan pada pihak perusahaan dan resikonya adalah dikeluarkan dari pabrik tersebut.

Selama ini dalam unit simpan pinjam, anggota-anggota yang meminjam uang jangka pendek, panjang, maupun usaha belum ditemukan kredit macet (tidak bisa membayar angsuran hutangnya). Sebab jika ditemukan kredit macet dan anggota tidak bisa membayarnya, maka koperasi akan memotong uang gajinya secara langsung untuk membayar hutang dari anggota yang bersangkutan tersebut.

2.   Kendala Eksternal 
    Kendala atau masalah eksternal (luar koperasi) selama ini adalah dalam mencari barang-barang yang murah untuk dijual lagi di koperasi (unit konsumsi). Kendala lainnya adalah karena besarnya pajak yang dibebankan pada koperasi ini sendiri, yaitu sesuai dengan ketentuan pemerintah daerah setempat antara lain PPH 21 (5%), PPH 23 (bunga simpanan yang dikenakan sebesar 10%), PPH 25 (pajak untuk badan usaha koperasi sebesar 12.5%) dan PPN.

G.  PEMBAGIAN HASIL USAHA (SHU) KOPERASI

Koperasi PT Lucky Abadi Textile Factory menggunakan dua bank untuk masalah keungannya, yaitu Panin Bank untuk Tabungan Koperasi dan Bank Mandiri untuk urusan atau kegiatan bisnis koperasi itu sendiri.

Tata cara pembagian sisa hasil usaha di koperasi ini ialah:

1. Dibagikan setiap satu tahun sekali (januari) dengan hasil dari“Total Pendapatan – Biaya Operasional.”

2.   Pembagian kepada anggota ada ketentuannya sesuai “Total Simpanan
Biaya-Biaya Operasional”
 
dalam Koperasi:

·         Biaya operasional (biaya tenaga kerja)

·         Biaya umum (biaya Atk dan Administrasi)

·         Biaya pembelian

·         Biaya jamuan tamu

·         Biaya penyusutan

·         Biaya lain-lain

H.  HARAPAN KOPERASI

Koperasi karyawan PT. Lucky Abadi Textile Factory berharap lebih dimudahkan dalam mencari barang-barang murah untuk dijual kembali di koperasi. Bila ada, bantuan dari Dewan Koperasi Pemerintah setempat, serta berharap Pemerintah secara nyata mewujudkan janji mereka yang menjanjikan sembako murah yang hingga saat ini belum terealisasikan.


NAMA KELOMPOK:
1.                  PUTRI NOVIA FADILANI (27213028)
2.                  ALSHAFIRA RIZQIYA (20213717)
3.                  RIZQY FIRZA ZAIN (28213029)
4.                  RAMADHAN AHMAD (27213235)
5.                  ANGGI RAMADIANYAH (21213013)

Kutinggalkan dia karena DIA

Satu saat ketika aku disadarkan pada sebuah keadaan, akupun dengan hati ini mencoba mengerti. Satu saat ketika aku dihadapkan pada sebuah pilihan, akupun dengah hati yang mantap memilih. Satu saat ketika aku harus melepasnya, akupun dengan hati ikhlas melepasnya. Satu saat ketika aku mulai memahami, akupun dengan segenap hati yang kupunya, belajar untuk mencintai-Nya.
Saat ini cerita dicerita yang akan kutulis, Aku, Alshafira Rizqiya akan membagi kisahku tentang sebuah rasa juga arti sebuah pilihan.
Dia,, dia yang telah lama aku kenal, satu sosok pria yang kukenal sejak aku duduk dibangku sekolah dasar,seorang pria yang entah sejak kapan mampu menarik seluruh perhatian dan pandanganku hanya kepadanya. Sesosok pria yang tidak pernah bisa kuhapus dalam benakku serta pria yang tidak pernah absen mengisi hariku. Awalnya aku dan dia hanyalah dua orang yang masing-masing dari kamu menganggap “kami teman”. Namun ketika kami sama-sama memasuki masa SMA,semua berubah. Aku yang saat itu bersekolah disebuah sekolah pariwisata, tertarik dengan sebuah hubungan yang sebelumnya tidak pernah sedikitpun terlintas dalam benakku, PACARAN. Sebuah hubungan yang berasal dari rasa ingin tahuku akibat para sahabatku yang selalu bercerita keluh kesahnya dengan pasangan mereka masing-masing. Banyak dari mereka mengatakan bahwa memiliki seorang pacar akan membuatmu bahagia karena kamu akan mendapatkan perhatian lebih dari pasanganmu dan akan ada yang menjagamu dan itulah yang akhirnya membuatku ingin turut merasakannya.
Dulu kami dekat, namun seiring berjalannya waktu kami semakin dekat. Dari hanya sekedar member kabar sampai akhirnya saling member perhatian. Tidak pernah seharipun kami tidak saling memberi kaba. Hingga rasa itupun mulai tumbuh. Aku mulai merasakan rasa itu perlahan-lahan menyentuh hatiku. Aku mulai merasa nyaman dengannya, begitupun dia. Bukan kami tidak menyadari perasaan kami masing-masing,kami sadar, tapi kami telah sepakat bahwa hubungan kami hanya akan kami jaga sebagai adik kakak. Lucu memang, kami sepakat untuk menjadi adik kaka disaat kami menyadari perasaan masing-masing. Aku dan dia semakin dekat,kami bersikap layaknya sepasang kekasih. Saling memberi perhatian yang jika orang lain mengetahuinya akan mengira kamiadalah sepasang kekasih. Kami juga berbagi banyak hal dan tanpa sungkan menceritakan kepribadian kamu masing-masing. Tidak pernahnya kami bertemu tak membuat kami menjauh. Kami sama-sama mengerti dengan kesibukan kami masing-masing hingga hal itupun tidak menjadi masalah bagi kam.
Tak terasa satu tahun sudah kami lewati bersama. Waktu yang cukup lama bagi kami untuk benar-benar saling mengenal dan selama itulah aku melupakan keinginananku untuk memiliki pacar. Selama satu tahun ini aku berfikir “untuk apa memiliki pacar?toh, ada dia yang selalu ada untukku” pikirku. Hingga suatu hari dia mengajakku bertemu.
“Ada apa?” tanyaku saat itu.
“Tidak ada apa apa. Aku hanya ingin mengajakmu jalan dan makan bersama.” Jawabnya.
Awalnya aku ajakkannya itu, tapi saat aku menceritakannya pda sahabatku ia menyarankan agar aku menerima ajakannya. Untuk sesaat aku ragu, namun akhirnya aku bersedia menerima ajakannya untuk bertemu.
Hari itu kami bertemu disalah satu mall dijakarta. Kami berjalan bersama, namun kami hanya diam membisu saling menatap bingung apa yang harus kami bicarakan. Semua terasa canggung ketika kami yang selama ini hanya melakukkan komunikasi melalui media elektronik harus bertemu. Aku ingin memulai pembicaran namun terasa sungkan. Jujur saja perasaanku saat itu sangat senang,malu,grogi campur aduk rasanya tapi dengan sekuat hati aku menahannya.
Saat tiba ditempat makan dia mulai berani berbicar. Berbagai hal kami bicarakan, awalnya pembicaraan ini biasa saja dari terkesan santai hingga akhirnya dia mulai mengatakan suka padaku dan menginginkan kami memulai hubungan baru sebagai sepasang kekasih dan tanpa berfikir panjang akupun mengatakan “Iya”. Hari itupun kami resmi menjadi sepasang kekasih. Sehari, seminggu, sebulan, semua berjalan baik-baik saja. Benar kata sahabatku memiliki pacar dapat mmebuatku bahagia. Dia, pacarku begitu memperhatikanku juga selalu menjagaku. Dia selalu bisa mengisi kekosongan hatiku saat sahabat-sahabatku sibuk dengan urusan mereka masing-masing.
Sama seperti dulu,setiap hari kami saling memberi kabar. Tidak pernah seharipun ia lupa mengabariku. Bahkan tiap pagi kami selalu menyempatkan waktu untuk sekedar bercengkrama melalui telefon. Tidak hanya itu,setiap seminggu sekali kami juga selalu menyempatkan untuk bertemu. Dibulan ke-6 hubungan kami tibatiba dia mengatakan bahwa ia ingin mengakhirinya karna suatu masalah yang tidak bisa dia katakana padaku. Tapi aku yang saat itu begitu menyanyanginya tak mampu jika harus kehilangan dirinya. Akupun mencoba mempertahankanya dan aku bersyukur diapun mau mempertahankan hubungan ini.
Seiring waktu berlalu, satu tahun sudah kami menjalani hubungan sebagai sepasang kekasih. Entah mengapa perasaanku berubah. Aku masih begitu menyayanginya tapi entahla,aku mulai merasa tidak nyaman berada didekatnya. Dia berubah tidak seperti dulu, dia mulai menyebalkan. Dia mulai menjadi sosok pria yang pecemburu dan begitu protektif kepadaku hingga ia melarangku untuk berteman dengan semjua lelaki disekolah atau dimanapun. Aku pun merasa hidupku dikekakng olehnya tapi karena aku masih menyayanginya aku terus mempertahankannya.
Sampai akhirnya akupun lulus SMA, saat itu aku yang belum berhijab,tiba-tiba ingin sekali berhijab. Akupun berjanji nanti ketika aku masuk kuliah aku akan mengenakan hijab. Maka dari itu aku mempergunakan waktu liburku pasca menunggu hasil kelulusan untuk mempelajari sesuatu yang bersifat islami. Di toko buku aku mempelajari berbagai perilaku muslimah yang sesuai syariat, juga tata cara berhijab sesuai syariat islam dan saat-saat itulah aku mulai ditunjukkan jalan untuk menjadi manusia yang lebih baik. Aku menemukan banyak sekali pelajaran dari buku-buku yang aku baca, yang menyatakan bahwa zina itu haram hukumnya dan melakukkan zina itu pedih siksaannya  dan yang lebih menggetarkan hatiku dibuku itu tertulis bahwa pacaran itu haram karena mendekati zina. Aku mulai takut, aku mulai merasa bersalah dan saat itupun aku menetaskan air mata dan akhirnya akupun memutuskan untuk memilih buku itu, sebagai buku pertama yang akan kubeli. Dalam bukunya banyak hal yang dijelaskan yang tidak pernah aku ketahui sebelumnya dan saat membacanya akupun merenung. Aku tersadar bahwa yang aku lakukan selama ini salah dan snagatlah berdosa. Aku malu pada diriku sendiri dan juga pada ornag tuaku. Aku telah menimbulkan banyak fitnah dilingkungan masyarakat dan akupun mulai berfikir untuk mengakhiri hubungan yang seharusnya tak pernah aku jalani.
Aku membayangkan setiap saat ketika aku bersamanya saat dia memelukku, tertawa bersamaku, ciummannya dikeningku itu semua adalah zina dan bodohnya aku baru menyadarinya. Ketika aku disadarkan akan sebuah keadaan akhirnya akupun mencoba mengerti dan inilah pemahamanku atas apa yang telah aku lakukan . aku menyesalinya sangat menyesal, setiap jam, menit bahkan detik yang kulalui bersamanya. Akupun mencoba sholat malam dan sholat taubat menyesali segalanya dan meminta pada Allah Swt petunjuk atas semua kejadian ini.
Sampai akhirnya aku dihadapkan pada sebuah pilihan akupun memilih untuk mengakhiri hubungan ini. Berbagai hal kulakukkan, aku mulai nbrsikap menyebalkan padanya, selalu mencari kesalahannya agar aku bisa menyudahi hubungan ini tapi entah mengapa dia masih tetap mempertahankanku. Aku[un mulai berfikir untuk berbicara baik-baik dengannya. Aku ingin mencoba memberikan pengertian padanya bahwa hubungan ini tidak seharusnya terjadi tapi aku kembali berfikir, dia tak akan bisa mengerti. Akhirnya akupun menemukan cara agar dia mau melepaskanku, kejam memang caraku ini ,tapi hanya cara inilah aku yakin dia akan melepaskanku. Aku bilang padanya bahwa ada pria lain yang sudah lama aku kagumi dan benar tebakanku dia mempercayainya dan mau melepaskanku. Hatiku percaya ketika aku harus melepaskan sesuatu yang tidak baik aku akan mendapatkan yang jauh lebih baik yang telah disiapkan oleh Allah Swt . aku bahagia dengan pilihanku dan aku yakin keikhlasanku membuat aku jauh lebih tenang dan memudahkan jalanku untuk memperbaiki semua hal yang saat ini kutau itu salah. Akupun mulai mencoba menjadi sesosok manusia yang baru. Manusia yang lebih baik walau aku tau, aku masih sangat jauh dari kata baik. Aku benar-benar menyesal karena aku telah jauh dari Allah Swt tanpa kusadari dan sibuk dengan gemerlapnya dunia dan lambat laun akupun sadar betapa Allah Swt sangat menyayangiku . aku diberikan kehidupan,kasih saying, perhatian dan segala kenikmatan dunianya. Dunia yang Ia ciptakan untuk kamu hamba-Nya.
Saat itu aku mulai merasakan nyamanya duniaku yang baru. Aku selalu didekatkan pada orang-orang yang baik yang selalu bersedia membantuku untuk mempelajari agama islamku lebih dalam. Aku mendapatkan banyak sahabat baru yang sama-sama berjalan dijalan-Nya untuk mencapai surga-Nya. Kebaikkan itu memang butuh perjuangan karena hadiahnya surge kawan J dan ketika aku mulai memahami kehidupan ini dengan segenap hati akupun belajar untuk mencintai Allah Swt mendekatkan diri pada-Nya dimanapun aku berada. Hingga diterangkan hati dalam sanubariku oleh-Nya untuk menempuh hidup yang penuh cobaan ini agar aku selalu bersabar dan bertawakkal kepada-Nya.
 Inilah kisahku dan jalanku dan ini juga pilihan yang kupilih, aku hanya ingin mengatakan bahwa Allah Swt tidak pernah jauh dari kita , kita yang menjauh dari-Nya . Kita hidup didunia hanya sesaat jangan pernah siasakan masa muda mu dengan aktivitas pacaran. Hanya atas Ridho-Nya lah aku melangkah dan hanya dengan mengingat-Nya lah kita bisa tenang dari segala rasa gundah dan gelisah .
                                     

TERIMA KASIH

Rabu, 08 Oktober 2014

KOPERASI

Mendengar kata “Koperasi” rasanya telinga kita sudah tidak asing lagi. Sedari kecil kita pasti sering mendengar kata tersebut, baik di lingkungan rumah, sekolah, di berbagai media dan dimanapun juga. Tapi sekarang yang menjadi pertanyaan bagi kita semua adalah apakah kita benar benar mengetahui koperasi itu apa? lalu bagaimana sejarah awal dari terbentunya koperasi tersebut? dan konsep apa saja yang ada dikoperasi? Dalam tulisan ini saya akan coba sedikit memberikan penjelasan atau pemahaman mengenai pentingnya keberadaan koperasi bagi suatu negara.

PEMBAHASAN

1.      Pengertian Koperasi
Sebagaimana dijelaskan dalam UU Nomor 25/1992 tentang Perkoperasian, bahwa “Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi dengan melaksanakan kegiatannya berdasar prinsip koperasi, sehingga sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan.” Sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan, koperasi memiliki tujuan untuk kepentingan anggotanya antara lain meningkatkan kesejahteraan, menyediakan kebutuhan, membantu modal, dan mengembangkan usaha. Dalam praktiknya, usaha koperasi disesuaikan dengan kondisi organisasi dan kepentingan anggotanya.
Secara sederhana koperasi merupakan perkumpulan yang beranggotakan orang-orang atau badan-badan hukum tersendiri yang mengabdi kepada kepentingan perikemanusiaan bukan merupakan pemusatan modal atau merupakan kebendaan. Koperasi juga merupakan wadah demokrasi ekonomi dan sosial milik bersama para anggota, pengurus maupun pengelola.

2.      Sejarah Perkembangan Koperasi Dan Perkembangannya Di Indonesia

·         Sejarah Lahirnya koperasi

Sejarah lahirnya koperasi pada tahun 1844 di Rochdale Inggris, lahirnya koperasi modern yang berkembang dewasa ini sedangkan pada tahun 1852 jumlah koperasi di Inggris sudah mencapai 100 unit setelah itu 1862 dibentuk Pusat Koperasi Pembelian “TheCooperative Whole Sale Society (CWS) sampai pada tahun 1818-1888 koperasi berkembang di Jerman dipelopori oleh Ferdinan Lasalle, Fredrich W. Raiffesen lalu pada tahun 1803-1883 koperasi berkembang di Denmark dipelopori oleh Herman Schulze dan pada tahun 1896 di London terbentuklah ICA (International Cooperative Alliance) maka koperasi telah menjadi suatu gerakan internasional.

·         Sejarah Perkembangan Koperasi di Indonesia

Sejarah Perkembangan Koperasi 1895 di Leuwiliang didirikan pertama kali di Indonesia (sukoco,”Seratus Tahun Koperasi di Indonesia”). Raden Ngabei Ariawiriaatmadja, Patih Purwokerto dan kawan-kawan mendirikan Bank Simpan Pinjam untuk menolong teman sejawatnya para pegawai negeri pribumi melepaskan diri dari cengkraman pelepas uang. Bank Simpan Pinjam tersebut, semacam Bank Tabungan jika dipakai istilah UU No.14 tahun 1967 tentang  pokok-pokok Perbankan, diberi nama “De Poerwokertosche Hulp-en Spaarbank der InlandscheHoofden”=Bank Simpan Pinjam para ‘priyayi’ purwokerto atau dalam bahasa Inggris “The PurwokertoMutual Loan And Saving Bank for Native Civil Servants 1920 diadakan Cooperative Commissie yang diketuai oleh Dr. JH. Boekesebagai Adviseurvoor Volkscredietwezen. Komisi ini diberi tugas untuk menyelidiki apakah koperasi berjalan dengan baik dan bermanfaat di Indonesia, pada tanggal 12 Juli 1947, diselenggarakan kongres koperasi se-Jawa yang pertama di Tasikmalaya lalu pada tahun 1960 Pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah No. 140 tentang penyaluran bahan pokok dan menugaskan koperasi sebagai pelaksananya 1961, diselenggarakan Musyawarah Nasional Koperasi I (Munaskop I) di Surabaya untuk Melaksanakan prinsip Demokrasi Terpimpin dan Ekonomi Terpimpin sedangkan pada tahun 1965, Pemerintah mengeluarkan Undang-Undang No. 14 Tahun 1965, prinsip NASAKOM (Nasionalis dan Komunis) diterapkan di Koperasi. Tahun ini juga dilaksanakan Munaskop II di Jakarta, Lalu pada tahun 1967 pemerintah mengeluarakan Undang-Undang No. 12 Tahun 1967 tentang Pokok-Pokok perkoperasian disempurnakan dan diganti dengan UU No. 25 Tahun 1992 tentang perkoperasian setelah itu di buatlah Peraturan Pemerintah No. 9 Tahun 1995 tentang kegiatan Usaha Simpan Pinjam dan Koperasi.
 Dalam melakukan kegiatannya koperasi dapat juga kerja sama dengan badan usaha lain misalnya perusahaan swasta atau perusahaan negara yang diatur oleh lembaga-lembaga yang terdiri dari ; Rapat Anggota, Pengurus dan Badan Pemeriksa. Koperasi berbeda dengan badan atau lembaga ekonomian yang lain. Koperasi mempunyai sifat-sifat yang khas. Apa saja sifat-sifat koperasi itu? Mari kita bahas lebih lanjut sifat-sifat koperasi. Sifat-sifat koperasi sendiri antara lain :
1)      Koperasi merupakan organisasi perekonomian
 Disebut organisasi karena ada anggota koperasi yang membentuknya. Meskipun demikian, organisasi ini tidak sembarangan, karena memiliki sifat khusus, yakni sebagai organisasi perekonomian. Organisasi ini menjalankan kegiatan ekonomi. Tujuan kegiatan itu adalah mencapai kesejahteraan
dan kemakmuran para anggota.
2)      Anggota koperasi memiliki cita-cita dasar yang sama
Cita-cita dasar anggota koperasi adalah mencapai kesejahteraan atau kemakmuran. Ingat, kesejahteraan atau kemakmuran ini ingin dicapai secara bersama.
3)      Cita-cita ini ingin diwujudkan secara bersama-sama
Perekonomian yang dijalankan melalui koperasi sifatnya kekeluargaan. Perekonomian dijalankan sebagai usaha bersama, bukan usaha perorangan.
4)       Koperasi memiliki watak sosial
 Anggota koperasi tidak ingin sejahtera sendiri. Anggota koperasi saling membantu meningkatkan kemakmuran setiap anggotanya. Di sini kita lihat sifat atau watak sosial koperasi, yaitu membantu anggota yang lemah.

3.      Konsep Koperasi
Konsep koperasi sendiri terbagi menjadi 3 diantaranya adalah :
a.       konsep koperasi barat
koperasi merupakan organisasi swasta, yang dibentuk secara sukarela oleh orang-orang yang mempunyai persamaan kepentingan dan maksud mengurusi kepentingan para anggotanya serta menciptakan keuntungan timbal balik bagi anggota koperasi maupun perusahaan koperasi. 
b.      Konsep Koperasi Sosialis
koperasi direncanakan dan dikendalikan oleh pemerintah dan dibentuk dengan tujuan merasionalkan produksi, untuk menunjang perencanaan sosial.
Menurut konsep ini koperasi tidak bekerja sendiri tetapi merupakan subsistem dari sistem sosialisme untuk mencapai tujuan-tujuan sistem sosialis-komunis 
c.       Koperasi Negara Berkembang
 koperasi negara berkembang dengan ciri tersendiri, yaitu dominasi campur tangan pemerintah dalam pembinaan dan pengembangannyaperbedaan dengan konsep sosialis, pada konsep sosialis, tujuan koperasi untuk merasionalkan faktor produksi dari kepemilikan pribadi ke pemilikan kolektif sedangkan konsep koperasi negara berkembang, tujuan koperasi adalah meningkatkan kondisi sosial ekonomi.

KESIMPULAN

Koperasi yaitu organisasi yang bekerja sama dengan masyarakat dalam memenuhi segala aspek kebutuhan baik itu primer, sekunder, dan tersier. Karena hal itu kesejahteraan hidup masyarakat menjadi baik dan membuat standar sebuah daerah maju. Jadi penting adanya koperasi disuatu Negara untuk membantu perekonomian suatu Negara itu sendiri. Sebagai mahasiswa khususnya mahasiswa ekonomi kita harus memahami pentingnya koperasi supaya kita bisa lebih bisa membantu memajukan dan memberi inovasi terhadap koperasi yang ada di Indonesia.

TERIMA KASIH
BUDAYAKAN MEMBACA SEJAK DINI J



Sabtu, 05 Juli 2014

MORAL BANGSA INDONESIA

Kerusakan Moral Bangsa Indonesia
Moral adalah perbuatan/tingkah laku/ucapan seseorang dalam ber interaksi dengan manusia. apabila yang dilakukan seseorang itu sesuai dengan nilai rasa yang berlaku di masyarakat tersebut dan dapat diterima serta menyenangkan lingkungan masyarakatnya, maka orang itu dinilai mempunyai moral yang baik, begitu juga sebaliknya. Moral adalah produk dari budaya dan Agama.
Adapun faktor-faktor penyebab terjadinya kerusakan moral adalah sebagai berikut: 
1.     Kemajuan teknologi, Dampak globalisasi teknologi memang dapat memberikan dampak positiftetapi tidak dapat di pungkiri lagi bahwa hal ini juga dapat berdampak negative bagi kerusakan moral. Perkembangan internet dan ponsel berteknologi tinggi terkadang dampaknya sangat berbahaya bila tidak di gunakan oleh orang yang tepat. Misalnya : Video porno yang semakin mudah di akses di ponsel dengan internet, mahasiwa sebagian yang tidak sempat belajar ketika ujian menggunakan hp untuk internet atau menanyakan kepada temannya lewat sms. Hal tersebut memang sangat memudahkan tapi itu melatih adanya sifat ketidakjujuran kepada mahasiswa itu sendiri sehingga menjadi awal dari kerusakan moral. 
2.    Memudarnya kualitas keimanan. Sekuat apapun iman seseorang, terkadang mengalami naik turun. Ketika tingkat keimanan seseorang menurun, potensi kesalahan terbuka. Hal ini sangat berbahaya bagi moral, Jika dibiarkan tentu membuat kesalahan semakin kronis dan merusak citra individu dan institusi. Contohya saja jika para pejabat negeri ini memiliki landasan agama yang baik,maka apa berani dia memakan uang rakyat(Korupsi)?! 
3.    Pengaruh lingkungan. Tidak semua guru itu punya sifat yang buruk dan sebaliknya. Terkadang seorang guru melakukan kesalahan karena ada pengaruh buruk dari linkungan sekitarnya. Kondisi lingkungan rumah dan pengaruh kurang baik dari guru lain dapat mendorong seorang guru untuk berbuat kesalahan.selain itu Pengaruh budaya barat serta pergaulan dengan teman sebayanya yang sering mempengaruhinya untuk mencoba dan akhirnya malah terjerumus ke dalamnya. Lingkungan adalah faktor yang paling mempengaruhi perilaku dan watak remaja. Jika dia hidup dan berkembang di lingkungan yang buruk, moralnya pun akan seperti itu adanya. Sebaliknya jika ia berada di lingkungan yang baik maka ia akan menjadi baik pula. 
4.    Hilangnya kejujuran. Berdasarkan laporan hasil investigasi sebuah lemb
aga survei dinyatakan bahwa korupsi menyebar merata di wilayah negara ini, dari Aceh hingga Papua. Karena itu dari tahun ke tahun posisi Indonesia sebagai negara terkorup selalu menduduki peringkat 10 besar dunia dalam indeks persepsi korupsi (CPI) menurut data dari Transperenscy International. 
5.    Hilangnya Rasa Tanggung Jawab.     Sebelum bendungan Situ Gintung jebol, Kompas 28 Juli 2008 memberitakan bahwa sebanyak 50 bendungan dari total 106 dinyatakan rusak. Rusaknya infrastruktur pengairan ini menurut penelitian disebabkan perawatan operasional bangunan yang kurang memadai. Masalah seperti ini terjadi juga pada infrastruktur lainnya seperti banyaknya gedung yang hampir roboh. Kasus lain adalah rusaknya beberapa ruas rel kereta api yang diakibatkan besi baja rel kereta diambil oleh oknum. Berita-berita tersebut merupakan cermin bahwa telah terjadi penurunan moral tanggung jawab di masyarakat yang dapat berakibat fatal bagi keselamatan masyarakat. 

6.    Tidak Berpikir Jauh ke Depan (Visioner) Eksploitasi alam adalah salah satu bentuk dari produk berpikir jangka pendek. Sebagai contoh, pembalakan hutan mencapai 0,6-1,3 juta ha/tahun (Abdoellah, 1999), bahkan angka tersebut diperkirakan telah melonjak menjadi 1,3–2 juta ha/tahun (KMNLH, 2002). Akibat dari berbagai eksploitasi alam telah menimbulkan berbagai bencana. Dalam kurun waktu 2006-2007 bencana ekologis (banjir, longsor, gagal panen, gagal tanam, kebakaran hutan) tercatat 840 kejadian bencana. 
7.    Rendahnya Disiplin.      Pada Sabtu, 9 Februari 2008 Suara Karya memberitakan bahwa ribuan pegawai negeri sipil (PNS) di DKI Jakarta dan berbagai daerah nekat tidak masuk kerja alias mangkir pada hari pascalibur Imlek 2559 (8/2). Kasus mangkir, selalu terjadi setiap hari kejepit atau pascalibur (cuti) nasional. Disebutkan bahwa meski ada aturan PP No.30/1980 yang menyatakan bahwa ada tiga tingkatan pemberian sanksi kepada PNS dari mulai hukuman disiplin ringan, sedang, dan berat, namun budaya mangkir ini masih kental di kalangan pegawai negeri. Hal ini merupakan cermin karakter bangsa yang mengabaikan budaya disiplin. 
8.    Kriris Kerjasama Terjadinya perpecahan dan benturan di antara komponen masyarakat menunjukkan bahwa bangsa ini sedang mengalami krisis persatuan dan melunturnya budaya kerjasama. Demikian juga dengan jumlah kasus tawuran di antara mahasiswa dan pelajar yang cenderung meningkat. 
9.    Krisis Keadilan Partnership for Governance Reform pada 2002 menempatkan lembaga peradilan di Indonesia menempati peringkat lembaga terkorup menurut persepsi masyarakat. Hal tersebut diperkuat dengan laporan Komisi Ombudsman Nasional (KON) tahun 2002, bahwa berdasarkan pengaduan masyarakat menyebutkan penyimpangan di lembaga peradilan menempati urutan tertinggi. 
10. Krisis Kepedulian Media massa beberapa waktu yang lalu melaporkan adanya beberapa warga masyarakat yang meninggal akibat kelaparan. Berita ini menunjukan bahwa kepedulian juga telah menipis dalam kehidupan masyarakat. Jika kita melihat potret kehidupan bangsa saat ini, maka jelas terlihat bahwa masalah moral sesungguhnya merupakan hal yang tidak kalah penting dibanding masalah ekonomi. Jika hal itu dibiarkan, akan mengancam masa depan bangsa. Namun sayang, masalah moral ini kerap terpinggirkan dari agenda dan rencana para calon pemimpin bangsa. 
Kemunduran mental atau moralitas bangsa, terutama di kalangan pejabat, terlihat pada kasus-kasus korupsi, kolusi, nepotisme yang terus mengalami regenerasi. Pejabat, baik di pusat maupun di daerah banyak yang menjadi benalu bagi Negara dan remaja penerus bangsa
Seperti yang di muat dalam pancasila khususnya sila ke-2 “Kemanusiaan yang adil dan beradap”. Dari pernyataan ini mengandung maksud bahwa rakyat Indonesia diharapkan untuk hidup adil dan beradap. Untuk mencapai masyarakat yang beradap di perlukan moral dan gaya hidup yang baik. Moral dan gaya hidup bangsa Indonesia tercermin pada perbuatan-perbuatan  rakyat Indonesia itu sendiri khususnya para remaja sebagai generasi penerus sekaligus ujung tombak bangsa Indonesia ."Moral bangsa ini sudah mengarah kepada kerusakan. Bangsa Indonesia yang terkenal santun dengan budaya ketimurannya hampir tidak terlihat. Bangsa ini kurang bersyukur,bangsa Indonesia saat ini memiliki tiga penyakit yang sukar dihilangkan, seperti kurang pandai bersyukur, hobi menghujat dan suka mencari kesalahan serta gemar mengeluarkan kalimat yang tidak baik. Hal ini terbukti dalam pemberitaan sejumlah media massa dan media sosial.
Zaman Sekarang kebanyakan orang jika melihat orang lain kesusahan.
logat jakartanya “Elu, ya elu lah. bukan masalah gue”.  Atau malahan tanpa ada rasa respect sama sekali.
Yah, beginilah keadaan mental bangsa saaat ini.
Gak ada rasa tenggang rasa, gak ada perasaan saling tolong menolong sesama manusia, gak ada rasa kekeluargaan. Mentalnya udah berubah ke mental masyarakat modern, yang acuh tak acuh sama keadaan sekitar. Hanya mementingkan kepentingan sendiri.
Gaya masyarakat remaja modern saat ini juga sudah semakin memprihatinkan karena banyak remaja yang bahkan sudah tidak mempunyai rasa malu dan mengikuti gaya kebaratbaratan yang bahkan seperti tidak pernah diajarkan tentang moral oleh orang tua bahkan disekolah, banyak masyarakat yang pintar secara otak tetapi buruk secara moral karena banyak pengaruh tidak baik yang diterima secara mentah-mentah


DAFTAR PUSTAKA

Jumat, 04 Juli 2014

WANITA

Wanita seorang sosok yang diperlukan kesabaran dalam menghadapinya, memahaminya. Mencintainya
Wanita seroang sosok yang hatinya begitu lembut yang ingin selalu didengarkan curahan hatinya, ingin dihargai pendapatnya dan diperhatikan
Kami wanita terkadang menyebalkan, sulit untuk dimengerti dan perasaanya berubah-ubah.
Terkadang wanita begitu tegar, dilain waktu mereka dapat menjadi rapuh, mudah sekali hancur
Wanita layaknya gelas-gelas kaca, indah dan bening, sekaligus rapuh mudah sekali hancur, butuh kehati-hatian dalam merawatnya
Wahai pria jika kalian tidak bisa membuatnya bahagia jangan membuat air matanya menetes karenamu

Wahai pria berlemah lembutlah pada wanita karena kelak wanita yang akan menjadi tempat ternyamanmu menyandarkan lelah dan sekolah pertama untuk anak-anakmu.

JUST FOR YOU

Untukmu yang jauh disanah
Terkadang mata ini iri kepada hati
Karena kau ada dihatiku namun tidak tampak dimataku
Maka saat hati ini telah mengenal fitrahnya
Tak mengapa aku tak bertegur sapa denganmu sekarang
Cukuplah bagiku menyapamu dalam doaku
Bukan aku diam andai saja kau tau
Betapa aku sibuk memperbaiki diri agar pantas mendampingimu

Tuhan jagalah setiap langkahnya disanah
Sampai akhirnya Engkau yang akan menuntunnya
Menuntun setiap langkahnya untuk menemuiku
Biarlah sekarang aku aku disinih menunggunya
Memperpantas diriku dihadapan-Mu
Karena kutau janjimu tepat

Wanita yang baik untuk Lelaki yang baik